Analisis Pasca Race MotoGP Assen 2019 | TMCBLOG #1193

Posted on

Seperti yang sudah TMCBlog tuliskan di awal bahwa Sirkuit Assen ini memang menumpulkan berbagai kelebihan mesin V4, silahkan sebut Top Speed, pengereman yang luar biasa stabil plus akselerasi Stop-and-Go yang luar biasa. Dua speed corner panjang yang dimiliki oleh sirkuit ini boleh dibilang sangat memanjakan kombinasi mesin inline-4 dan sasis yang dimiliki oleh Suzuki GSX-RR dan Yamaha M1. Oke, Kalo mesin V4 ditumpulkan oleh karakter dan layout Assen, kenapa Marc Marquez bisa? Marc Marquez bisa melakukan hal yang ia pertunjukan di Assen dengan berusaha Fight Dengan Quartararo dan Vinales adalah kombinasi dari Talenta, Determenasi dan Strategi. Sobat bisa lihat di setiap tikungan terutama pada speed corner, racing line dari Marc sangat berbeda dengan Maverick aupun Fabio. Saat menikung, baik Maverick, Fabio maupun Rins banyak mengambil line lebih lebar untuk bersiap melakukan corner speed yang smooth. Memang sih terlihat bahwa jarak total yang ditempuh pembalap Yamaha dan Suzuki seperti beberapa puluh atau ratus meter lebih banyak dibandingkan pembalap dengan motor bermesin V4, namun secara umum Pace pembalap dengan mesin motor inline-4 lebih cepat !

Info lebih detail di BLOG :
subscribe kanal TMCBLOG :
Follow Instagram :

Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *